Manfaat Jahe Untuk Maag

Manfaat Jahe Untuk Maag

Manfaat Jahe Untuk Maag

Jahe dengan nama ilmiahnya (zingiber officinale) terkenal sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Senyawa keton bernama Zingeron mempengaruhi rasa pedas pada Jahe. Tinggi batang Jahe 30-100 cm dan Akar Jahe berbentuk Rimpang, Dagingnya berwarna kuning kemerah-merahan serta baunya menyengat. Bentuk daun jahe menyirip dengan panjang 15-23 mm serta mempunyai tangkai daun yang berbulu halus.

Baca Juga: Apakah Lemon Bisa Dijadikan Obat Maag?

Jahe umumnya dipanen setelah berumur 8-12 bulan atau tergantung produk akhir Jahe. Umur panen Jahe untuk konsumsi segar sebagai bumbu pada umur 8 bulan sedangkan untuk bibit berumur 10 bulan atau lebih. Untuk keperluan asinan Jahe dipanen muda umur 3-4 bulan. Mutu jahe tergantung pada tingkat kematangan yang cukup untuk dipanen, dan biasanya waktu panen dilakukan di pagi hari serta jahe harus diletakan pada tempat yang teduh.

Jahe Gajah

Ciri jahe gajah ruas rimpangnya berukuran besar-besar namun rasanya tidak terlalu pedas. Jahe gajah ini biasanya digunakan untuk sayur, masakan, minuman dan permen.

jahe Emprit

Ukuran jahe emprit agak kecil kandungan minyak Atsiri Jahe Emprit lebih banyak dibandingkan jahe gajah. Bentuk Jahe Emprit agak pipih, berserat lembut dan mempunyai aroma kurang tajam dari pada jahe merah. jahe emprit dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jamu, minuman, penyedap makanan, serta cocok untuk obat-obatan.

Jahe Merah

Ukuran jahe ini kecil-kecil dan kulitnya berwarna kemerah-merahan apabila cicipi Jahe ini sangat pedas di banding jahe gajah dan jahe emprit.

Kandungan Pada Jahe

Bisabolene Citronellol Zingiberene

 

Enol (Gingeol, Zingerone)

 

Ginggerol (Golongan Alkohol Pada Oleoresin)
Cineol Geranial

 

Champhene

 

Enzim Proteolitik (Zingibain)

 

Asam Linoleat

 

Phellandrenne Limonene

 

Oleoresin

 

Vitamin C

 

Kalium

 

Citral Zingiberol

 

Gingerol

 

Vitamin B6

 

Fosfor

 

Bomeol

 

Linalool

 

Shogaol

 

Kalsium

 

Magnesium

 

Sifat anti-inflamasi dan anti-mikroba yang dimiliki fenol dapat mengatasi peradangan akibat infeksi sekaligus Membunuh Bakteri dan Virus Penyebab Infeksi. Selain mampu mengatasi virus jahe juga bisa di jadikan sebagai obat maag yang manjur.

Kandungan Fenol yang termasuk Ginggerol Shogaols senyawa aktif yang bersifat Anti-Inflamasi, Anti-Oksidan, dan Anti-Mikroba.

Hal itu menjadikan Jahe cocok untuk obat sakit maag. Tapi alangkah baiknya konsultasikan terlebih dahulu Kepada Dokter.