Jenis Terapi untuk Penderita Epilepsi

Jenis Terapi untuk Penderita Epilepsi

Jenis Terapi untuk Penderita Epilepsi,- Penyakit epilepsi atau ayan adalah kondisi di mana seseorang mengalami kejang-kejang secara tiba-tiba. Saat gejala epilepsi mulai muncul, sebaiknya Anda tidak menunda untuk pergi ke dokter. Setelah diperiksa, maka akan terlihat jelas bahwa seseorang memang benar-benar menderita penyakit epilepsi sehingga penanganan pun juga cepat diberikan. Terapi epilepsi merupakan salah satu solusi pengobatan yang dapat dilakukan oleh pasien penderita epilepsi.

Jenis Terapi untuk Penderita Epilepsi

1. Terapi obat

Sebagian besar kasus epilepsi, tidak dapat disembuhkan dan rata-rat pengidapnya membutuhkan obat secara terus menerus. Terapi epilepsi ini berfokus pada obat-obatan tertentu yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kejang. OAE (Obat Anti Epilepsi) yang paling sering diresepkan oleh dokter. Dengan obat ini, diketahui frekuensi kejang bisa menurun bahkan beberapa penderita tidak lagi mengalami kejang sampai bertahun-tahun setelah menempuh metode terapi ini.

Beberapa pasien yang mengalami epilepsi terkadang mempunyai gangguan kesehatan lain, sehingga dokter harus menyesuaikan resep OAE agar tidak bertabrakan dengan dampak obat lainnya yang sedang dikonsumsi oleh pasien.

2. Terapi ibu jari

Selain terapi menggunakan obat-obatan, epilepsi juga bisa di terapi secara tradisional yaitu dengan terapi ibu jari. Terapi ini memang dianggap sebagai mitos belaka namun tidak ada salahnya untuk mencoba karena telah terbukti efektif juga dalam memulihkan kinerja sistem saraf.

Saraf pada ibu jari tangan tiap orang memiliki peran dan juga hubungan yang besar dengan organ otak. Seperti yang telah kita ketahui, kejang bisa terjadi disebabkan karena gangguan listrik dibagian organ otak. Saat melakukan terapi ibu jari tangan dengan cara memencetnya, ini otomatis akan mencegah terjadinya gangguan impuls listrik pada otak.

Jenis Terapi untuk Penderita Epilepsi

Untuk melakukan terapi ibu jari, Anda dapat meminta tolong orang terdekat yaitu dengan cara:

  • Memencet ibu jari selama 30 detik, setelah itu lepaskan ibu jari lebih dahulu dalam beberapa saat
  • Lanjutkan kembali, memencet ibu jari yang sama dan di tempat yang sama. Waktu pun juga tetap selama 30 detik,
  • setelah itu lepaskan lagi.
  • Lakukan berulang kali hingga penderita epilepsi mengalami nyeri di bagian ibu jarinya.

Tekanan ketika memencet ibu jari sah sah saja jika ingin dilakukan dengan keras, tapi jangan sampai berlebihan karena bisa membuat penderita epilepsi tidak nyaman. Saat tekanan berlebih, nyeri juga akan lebih terasa sehingga bisa memunculkan stres. Bahkan terapi ini juga dapat dilakukan oleh penderita epilepsi sendiri tanpa memerlukan bantuan orang lain.

Saat tengah menonton tv, tiduran di kamar, duduk-duduk santai atau duduk di dalam kendaraan selama perjalanan kegiatan memencet ibu jari atau jempol dapat dilakukan dengan santai. Ketika seseorang mengalami kejang akibat epilepsi, terapi ini juga bisa langsung diterapkan agar kejang dapat berhenti lebih cepat.

Nah itulah sedikit informasi tentang jenis terapi untuk epilepsi yang diketahui tersedia dalam dua bentuk. Baik itu jenis terapi obat-obatan maupun terapi ibu jari tangan keduanya merupakan solusi terbaik sebagai cara menyembuhkan epilepsi yang dapat Anda gunakan untuk menyembuhkan epilepsi.

One Reply to “Jenis Terapi untuk Penderita Epilepsi”

  1. Pingback: Jenis Macam Macam Penyakit Kekurangan Protein

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*